JAKARTA, (PRLM).- Wacana pemilihan gubernur langsung ataupun melalui DPRD bukan persoalan mendasar, justru yang paling substansial adalah perlunya memformat ulang pelaksanaan otonomi daerah.
Demikian diungkapkan mantan anggota Komisi II DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Chozin Chumaidy kepada “PRLM” di Jakarta, Kamis (7/1).
“Kita harus memformat kembali tentang otonomi daerah, apakah otda dengan satu jenjang atau dua jenjang,” katanya.
Menurut Chozin, permasalahan pelaksanaan pilkada bukan terletak pada apakan gubernur itu dipilih oleh DPRD atau langsung oleh rakyat. Alasannya, baik pemilihan dilakuang secara langsung maupun melalui DPRD itu tetap demokratis, justru yang lebih substansial adalah format otonomi daerah.
Format otonomi daerah satu jenjang, kata Chozin, mengandung arti bahwa pilihan otonomi daerah dilakukan di kabupaten/kota atau di provinsi saja. Sedangkan otonomi daerah dua jenjang yakni pelaksanaan otonomi daerah diberlakukan di provinsi dan kab/kota seperti yang terjadi saat ini.
“Otonomi daerah harus satu jenjang bisa dikabupaten/kota atau di provinsi saja. Kalau dua jenjang seperti sekarang akan terus terjadi tarik menarik kewenangan,” kata Chozin.(A130/A-50)***
Kamis, 07 Januari 2010 , 18:12:00
http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=120200




